Kompetensi adalah kumpulan
kemampuan soft skill dan hard skill. Seorang ayah wajib memiliki kemampuan ini
sebagai prasyarat menjadi imam atau pemimpin dalam keluarga. Pemimpin yang
kharismatik, berwibawa memiliki arah dan tujuan hidup yang benar akan
memberikan kenyamanan dan ketentraman dalam keluarga.
Sekilas memahami tentang pengelolaan keluarga, banyak sekali pandangan, teori pengalaman, cara dan seluk beluk tentang bagaimana mengelola keluarga dengan baik. Bagi saya pribadi kadang hal tersebut terlalu menuntut dan membuat rumit segalanya. Menjadi ayah yang lebih baik itu bagus, namun menjadi ayah yang baik dan sempurna, pasti tidak mungkin, kesempurnaan bukan milik manusia. Ayah memiliki beban yang sangat berat dihadapan Alloh AWJ, karena semua tanggung jawab berada dipundaknya. Adapun ayah sebagai manusia pasti tidak akan luput dari kesalahan dan dosa, terkhusus lagi tatkala membesarkan anak.
Perangkat adalah sekumpulan alat dan teknik dalam memuluskan tujuan-tujuan yang hendak dicapai oleh anggota keluarga. Dalam pelaksanaannya alat bantu ini dapat dimodifikasi sesuai dengan situasi, kondisi, background, kompetensi dan sumberdaya keluarga yang ada. Adapun uraian singkat ini hanyalah alat-alat sederhana yang masih standar dan perlu dikembangkan. Perangkat-perangkat itu adalah diantaranya; Rapat Keluarga, Games Keluarga, Piknik Keluarga dan Kode Etik Keluarga.
Dalam kondisi panik umumnya manusia memiliki teknik konsep diri yang spontan atau natural hal ini disebut mekanisme pertahanan diri (self defend mechanism). Salah satu teknik tersebut adalah displacement (menyalahkan orang lain). Keluarga kadang menghadapi situasi dengan tingkat masalah tertentu, berikut beberapa kesalahan keluarga (kepala keluarga: ayah) dalam menyikapi masalah.
Seperti sebuah bangunan maka keluarga juga membutuhkan tiang-tiang agar bangunan itu bisa berdiri. Pilar yang kokoh dapat berdiri bangunan yang megah dan kokoh serta bertahan lama, adapun pilar yang rapuh mungkin saja dapat mendirikan suatu bangunan, akan tetapi seberapa lama bangunan itu bertahan...? sehari, seminggu, sebulan, setahun, atau sewindu? Keluarga bahagia dapat memperkuat pilar-pilarnya hingga pilar itu menjadi kokoh dan kuat seiring dengan perjalanan rumah tangganya.
Goals, tujuan atau target-target apapun namanya adalah bagian penting dalam keluarga. Hal tersebut dapat menjadi unsur perekat tim dalam keluarga, kebersamaan dan kesuksesan bersama dapat membahagiakan seluruh anggota keluarga, tetapi jangan sampai menjadi beban penderitaan sebagian anggota keluarga. Apabila hal itu terjadi maka sistem dalam keluarga tidak akan berjalan dengan baik.
Membangun dan membina keluarga bukan pekerjaan yang mudah tetapi juga jangan terlalu dianggap sulit. Membangun keluarga sulit akan membawa anggota keluarga dalam keadaan tertekan, dampaknya jelas stress, tidak nyaman dan neurosis hingga panik. Jangan pula dianggap mudah, jika demikian persoalan serius ini akan membuat sepele, padahal keluarga memiliki dampak yang sangat besar dan luas.
