Perangkat-perangkat Keluarga Bahagia

, , 1 comment
Perangkat adalah sekumpulan alat dan teknik dalam memuluskan tujuan-tujuan yang hendak dicapai oleh anggota keluarga. Dalam pelaksanaannya alat bantu ini dapat dimodifikasi sesuai dengan situasi, kondisi, background, kompetensi dan sumberdaya keluarga yang ada. Adapun uraian singkat ini hanyalah alat-alat sederhana yang masih standar dan perlu dikembangkan. Perangkat-perangkat itu adalah diantaranya; Rapat Keluarga, Games Keluarga, Piknik Keluarga dan Kode Etik Keluarga.
Perangkat pertama adalah rapat keluarga. Pengertian rapat dapat diartikan secara formal atau informal, bisa serius atau santai, yang pasti ambil jalan tengah diantara keduanya. Rapat keluarga tidak hanya menyampaikan pesan informatif, arahan-arahan sepihak, tetapi juga mengandung unsur dialogis. Orangtua dapat memerankan fungsi berbeda, misalnya ibu menjadi pengatur acara, adapun ayah sebagai kepala keluarga berperan sebagai pemimpin, pengarah, penilai dan nara sumber acara. Acara ini juga bila memungkinkan ketika anak cukup remaja bisa dilibatkan menjadi salah satu penanggung jawab agenda rapat. Contoh agenda rapat, dimulai dengan pembukaan, baca surah al quran bisa bersama-sama (misal; alfatihah), arahan ayah, evaluasi kegiatan semua anggota keluarga, diskusi fokus masalah, tutup. Rapat ini bisa dilakukan setiap pekan, atau bulanan, atau insidentil. Orangtua wajib membuat visi yang jelas, langkah-langkah, dan perencanaan sebagai bahan topik rapat yang berkesinambungan.

Perangkat kedua adalah ice breaking/ games atau permainan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuka sekat-sekat emosi antara anggota keluarga, memunculkan kebersamaan, kerjasama tim dan mendinamisasi keluarga secara positif. Bentuk permainan bisa indoor atau outdoor. Permainan yang dibuat tidak perlu rumit-rumit, coba lakukan saja yang sederhana, umpamanya lomba makan kerupuk, anda akan melihat momen yang tidak terduga dan luar biasa. Upayakan selalu setiap sebelum dan sesudah permainan ada arahan atau kupasan tentang hikmah dalam setiap kegiatan. Bila kehilangan ide atau kurang, bisa saja searching atau beli buku khusus tentang permainan.

Piknik keluarga adalah perangkat ketiga. Kegiatan ini banyak memiliki kandungan nilai yang bervariatif, meskipun terkesan hanya kegiatan bersenang senang namun sejujurnya tidak semua kegiatan piknik didominasi oleh kesenangan, bisa jadi inilah adalah ujian untuk seluruh anggota keluarga. Dengan berbagai keinginan yang berbeda, kondisi fisik yang lelah, dan gaya komunikasi yang mungkin dapat menyebabkan konflik, sehingga piknik dapat berbuah panik. Akan tetapi kegiatan ini wajib dilakukan minimal setahun sekali sebagai bahan evaluasi keluarga untuk banyak belajar tentang banyak hal. Belajar tentang perencanaan, komitmen pada rencana, disiplin, menghargai, sabar, toleransi dan tentu saja have fun refreshing. Caranya buatlah perencanaan sedetil mungkin, libatkan semua anggota keluarga, disiplin dan akhirnya sukses menjadi keluarga yang harmonis dan dinamis.

Perangkat keempat adalah kode etik keluarga. Kode etik dan tertulis atau konversi (tidak tertulis), yang utama semua anggota keluarga paham. Upayakan aturan ini bersifat umum dan mudah diingat, jadi jangan terlalu banyak. Misalnya tentang jam pulang, jam main, etika bicara makan, sopan santun dan sebagainya. Semua anggota keluarga wajib menegakan aturan ini, kuncinya ada pada kepala keluarga, misalnya ayah. Sang ayah menjadi hakim, jaksa, pembela bahkan polisi sebagai penegak kode etik. Upayakan kode etik ini yang sangat prinsip saja sehingga tidak memberatkan anak dan kesulitan untuk mengakomodir hal-hal yang bersifat improvisasi.


1 komentar:

  1. Thanks infonya. Oiya ngomongin keluarga, ternyata ada loh beberapa cara yang bisa dilakukan agar keluarga sukses dalam hal keuangan. Mau tau caranya? Yuk cek di sini: Tips agar keluarga sukses finansial

    BalasHapus