Masih Ingat cerita film Warkop yang dibintangi oleh tiga pemain oleh Dono, Kasino dan Indro? Salah satu judul filmnya yang sempat saya tonton adalah manusia enam juta rupiah/dollar. Film itupun diilhami oleh film barat yang berjudul the six million dollar man. Peristiwa itu pun menimpa kami...
Sebagai keluarga baru dahulu kami memiliki perencanaan untuk menentukan jumlah keluarga, apalagi melihat proses persalinan pertama yang sulit panjang dan melelahkan, kesehatan dan keselamatan istri menjadi prioritas. Rasanya memiliki tiga anak adalah kemampuan optimal kami dalam memberikan pelayanan dan pengasuhan kepada anak-anak, namun takdir berkata lain.
Keluarga Berencana adalah bagian penting dari fokus diskusi agar keluarga bahagia. Terlepas dari sudut pandang agama tentang halal dan haramnya membatasi jumlah anak dan cara bagaimana berKB, tetap keluarga wajib memiliki perencanaan, dan untuk membuat perencanaan maka perlu mempertimbangkan beberapa hal antara lain.
Pada satu bulan Ramadhan, tidak ingat persisnya, putri keempat kami berusia sekitar tiga tahun atau sekira tahun 2007, peristiwa yang terkenang kembali mengingatkan kisah penuh hikmah. Anak itu sekarang tumbuh tinggi dan cantik dan berusia 11 tahun.
Untuk berjaga-jaga sebaiknya keluarga memiliki beberapa paket obat yang senantiasa tersedia, agar selalu siap ketika situasi gawat dan darurat bisa ditangani dengan cepat. Pertama adalah kelompok obat untuk sekitar flu pilek dan masuk angin, paling berat tentu saja yang mirip-mirip adalah bronkhitis atau bahkan demam berdarah dari sisi panasnya. Obat sederhana wajib dimiliki. Obat herbalpun atau tradisional teruji bisa efektif. Kita coba bahas satu persatu berdasarkan pengalaman, bukan teori kedokteran pure, sekali lagi pengalaman.
Tahun 1998 adalah tahun dimana anak pertama kami lahir, sebagai keluarga baru pengalaman setiap orang akan berbeda-beda, tapi kita dapat mengambil pelajaran agar tidak melakukan kesalahan yang sama. Selain rasa haru dan syukur atas kelahiran putri kami, ada catatan penting yang tidak pernah saya lewatkan untuk dikisahkan agar menjadi pelajaran berharga.
Kota kami dijuluki Swiss van Java, mungkin karena kemiripan letak kota yang dikitari oleh banyak gunung. Akhir-akhir ini potensi pariwisata kota semakin terbuka lebar, kunjungan wisatawan domestik dapat terlihat setiap hari libur. Banyaknya kolam air panas dan pemandiannya menjadikan lengkap sudah kota ini menjadi destinasi wisata favorit. Cuaca kota yang sejuk seperti di puncak bogor menambah suasana semakin adem bagi para pencari rileks di tengah kesibukan kerja mereka.
Sekalipun saya seorang praktisi kesehatan, namun untuk urusan keseleo kami tidak pernah mempelajari hal tersebut lebih baik daripada tukang urut. Saya tidak pernah menyangka bahwa diskusi menarik dengan ayah saya menjadi pengetahuan yang bermanfaat.
Tahun ini adalah 18 tahun pernikahan kami. Beberapa catatan penting perjalanan hidup kami seanjang masa sejak pra nikah, awal pernikahan, pernikahan usia muda, sampai tahun ini banyak yang patut disyukuri dan banyak pula yang wajib diperbaiki.
