Tahun ini adalah 18 tahun pernikahan kami. Beberapa catatan penting perjalanan hidup kami seanjang masa sejak pra nikah, awal pernikahan, pernikahan usia muda, sampai tahun ini banyak yang patut disyukuri dan banyak pula yang wajib diperbaiki.
Ketika masih lajang saya membayangkan seperti apa kami menjalani pernikahan nanti. suatu keluarga ideal dan indah nampak di depan mata, hadir situasi dimana suasana rumah harmonis, istri dan anak-anak yang membuat nyaman dan keluarga menjadi indah. Hari ini pun kami tentu mendapatkan suasana tersebut, tetapi tentu saja bagi manusia tidak ada yang sempurna, saya menyisakan penyesalan. Saya menyesal saya terlambat mengelola keluarga untuk menjadi lebih baik dan lebih cepat dalam situasi dan suasana yang indah. Hal ini terjadi karena saya melakukan pembelajaran sambil menjalani rumah tangga tanpa ilmu. Tulisan-tulisan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi kepada calon pasangan, keluarga muda atau keluarga yang masih berusaha meningkatkan kualitas keluarga seperti yang kami lakukan.
Bagi pasangan dan keluarga, ada beberapa topik dan bidang keilmuan penting yang wajib dimiliki agar keluarga yang dijalaninya dapat berjalan produktif (dinamis menuju ke arah yang lebih baik). Topik itu adalah sebagai berikut.
Kelompok Ilmu Kesehatan. Keluarga wajib memiliki ilmu dasar atau pengetahuan kesehatan seputar penyakit pada anak, dasar kesehatan reproduksi, kesehatan gizi dan kegawat daruratan. Ilmu dasar kesehatan ini ditujukan hanya untuk mengenali tanda-tanda dan penangan sederhana bukan untuk menjadi ahli karena tentu bidang tersebut sudah ada ahlinya. Keuntungan keluarga yang memiliki topik keilmuan tadi dapat memiliki dasar dan informasi pembanding sehingga mampu menentukan dan memilih keputusan-keputusan yang tepat, karena sekalipun anda bukan ahli kesehatan, para petugas medis akan mengembalikan keputusan medis sebagai pilihan pada anda, dalam istilah kesehatan ini disebut inform consent.
Kelompok ilmu Manajemen. Keluarga adalah sekelompok orang dalam satu ikatan. Mengelola orang tentu membutuhkan keahlian seperti kemampuan untuk menguasai; Perencanaan, Kepemimpinan, Ilmu komunikasi dan dasar akuntansi.
Kelompok Ilmu Agama. Ikatan keluarga yang paling dasar adalah agama atau keyakinan, karena keyakinan bersumber dari hati, sedangkan hati adalah jendral dalam tubuh manusia, maka menguasi jendral berarti menguasai pertempuran. Topik-topik keagaman yang harus keluarga kuasai adalah tentang Keimanan, Syariat Islam, Peran Islam dan Ummat untuk keluarga, bangsa dan agama.
Kelompok Keterampilan Keluarga. Keterampilan keluarga bukanlah dasar yang wajib dimiliki, namun akan lebih elok apabila anggota keluarga ada yang memiliki keterampilan seperti, memasak, menjahit, kerajinan tangan, dan kemampuan wirausaha lainnya.
Menurut pengamatan dan pengalaman kami, empat kelompok bidang pengetahuan inilah seharusnya yang dipersiapkan oleh keluarga baik (calon) istri atau (calon) suami agar kehidupan keluarga yang sedang atau akan dijalani lebih produktif dan dalam waktu singkat mampu mencapai titik kenyaman keluarga dan membuat masa mourning (masa kemesraan nan indah) menjadi sangat panjang sebelum wafat memisahkan anggota keluarga (DRH).
0 komentar:
Posting Komentar